Archive for the ‘Anak-Anak’ Category



Tambahan judul di atas (Hadiah Perekat Jiwa) diambil dari buku Ayat-Ayat Cinta hal 111. Mungkin ada kesamaan ceritanya, he he.

“Ya Allah, berikanlah keberkahan atas umurku. Jadikan sisa hidupku bermanfaat. Amiin.”

Saya adalah orang yang  tidak pernah merayakan yang namanya ulang tahun. Bagi saya semua hari itu adalah sama. Dengan bertambahnya hari maka semakin berkuranglah jatah hidup di dunia ini.  Maka doa di atas saya tuliskan di halaman Facebook kemarin.  Mudah-mudahan Allah menjadikan hidup ini bermakna.

Mungkin karena di halaman Facebook ini memuat tanggal lahir, maka banyak sekali (versi saya) pesan dan komentar yang masuk. Semuanya berupa doa dan harapan mereka. Semuanya mengandung kebaikan buat saya. Thanks All.

SMS cintapun mengalir dari orang yang kusayangi. Isinya tak akan dituliskan di sini (maaf ya).  Pokoknya, I LOve You All.

Kemarin juga, jam 17.30. Ketika selesai mengajar ADC praktek, tiba-tiba para taruna/taruni menyiapkan pesta untuk saya (jadi terkejut). Dengan menyiapkan kue dan sebuah hadiah. Mereka dengan semangat sekali melakukannya. Saya cuma bisa mengatakan terima kasih dan menyampaikan bahwa dengan semangat sama atau mungkin lebih, mereka dapat menyelesaikan ujian akhir semester II minggu depan. Amiin.

Untuk semua teman-temanku, keluargaku, anak-anakku, istriku dan murid-muridku. Terima kasih.  Apapun yang kalian lakukan semakin merekatkan jiwa kita.

“Ya Allah, berikanlah keberkahan atas umurku. Jadikan sisa hidupku bermanfaat. Amiin.”

Pada hari sabtu yang lalu, tepatnya tanggal 16 Mei 2009, sekolah Faruq (TK Bunayya 1) mengadakan kegiatan Outbond Bumi Perkemahan Sibolangit.

Berikut ini dokumentasinya

16-05-09_1155Faruq bersama bu guru

nih video faruq berjalan

16-05-09_1204jaring laba-laba, “sempit”

(lebih…)

Alhamdulillah setelah menunggu dan berjuang lama, akhirnya istri saya melahirkan  putra kami yang ketiga. Kami memberinya nama Ahmad Shiddiqy Margolang. Faruq dan Alipun memiliki seorang Adik yang lucu.

ali160409e

Rumah kami menjadi  lebih “ramai”, lebih sering terdengar tangisan baik itu  dari yang terkecil, sedang, maupun yang paling besar dari mereka. Ali belum begitu “faham”, sehingga tindakannya sering sekali “agak” membahayakan bagi adiknya.

ali160409a

ali160409b

ali-150409

Apapun tindakan mereka namun mereka sangat menyayangi Adik mereka.

faruq-ali-dan-shiddiqy1

ali160409d

ali160409c

Tentunya tanggung jawab lebih besar dalam hal mendidik untuk keberhasilan mereka dunia dan akhirat.

Doakan kami ya………..

Menatap Masa Depan

Posted: 14 Januari, 2009 in Anak-Anak, tentang saya
Tag:, ,

Di bawah ini ada Banner Keluarga Kami tentang masa depan. Gambarnya masih belum bagus karena diambil dengan kamera VGA.

menatapmasadepan1

Doakan kami untuk istiqomah di jalan-Nya.

Seminggu yang lalu, kami sekeluarga menemani Faruq dalam acara peringatan 1 Muharram 1430 H di sekolah Faruq, tepatnya TK Bunayya 1 Medan, Jl. Setia Budi Medan.

Faruq; di luar dugaan kami; ikut dan berani tampil dalam acara tersebut. Beliau ikut dalam kegiatan menari. Subhanallah.

Berikut ini foto-fotonya

bunayya2

Faruq yang mana ya? Ayo tebak!

bunayya1nah ini dia, ada di belakang

bunayya4Menunggu pesanan pisang goreng di Bazar yang diadakan sekolah

bunayya3

Sebelum pulang ke rumah

 

julfan.wordpress.com mengucapkan :

“Selamat tahun baru Hijriah 1430 H, semoga kita semakin baik”

Sudah lebih dari seminggu Blog ini tidak tersentuh, bukannya sudah bosan melainkan karena banyaknya kesibukan yang menghinggapi  saya. Apalagi dalam minggu ini Faruq (anak pertama saya) mendadak sakit dan terpaksa kami “pindah” ke rumah sakit selama tiga hari. Sehingga aktivitas semakin padat, seperti  “seterika”, kantor-rumah-rumah sakit, begitulah seterusnya. Capek, badan lemah, mengantuk selalu menemani kami.

Ternyata, Pertolongan itu selalu datang dari mana saja. Ibu saya (nenek Faruq) datang dari kampung sehingga bunda faruq ada yang menemaninya.

Biaya perobatan selama di rumah sakit tersebut (RSIM) ternyata ditanggung oleh ASKES, kami hanya menambah sebesar Rp 57.000,- Tiada kata yang terucap selain “ Alhamdulillah”. Ternyata semua ini adalah pertolongan dari-Nya.

Ya Allah, di saat kami susah, Engkau selalu mengingat kami. Padahal kami selalu lalai dalam mengingat-MU.

Hari ini Faruq sudah kembali ke rumah dan sudah mulai membaik.

Para pembaca yang budiman, doakan Faruq agar lekas sembuh dan kembali ke sekolah lagi. Maafkan jika banyak surat ataupun komentar yang tidak dapat dilayani.

Sekali lagi, Terima kasih atas dukungannya selama ini.

Kami sekeluarga lagi senang-senangnya dengan sepeda, mulai dari yang paling kecil (Ali), dan terutama Faruq yang kalau sudah pulang sekolah selalu saja bermain sepeda di komplek perumahan kami, sampai lupa berhenti dan pulang ke rumah, sehingga selalu dijemput untuk pulang. Tak ketinggalan juga bunda Faruq yang selalu naik sepeda dan selalu bersamaan dengan Si Ali. Terakhir saya, tak mau  kalah dengan yang lain.

Jadi hitung-hitung untuk Olahraga, hiburan, dan yang paling penting  untuk menghemat BBM.

Sepeda Ali

 

Sepeda bang Faruq

 

Sepeda bunda Faruq dan Ali (+tempat duduk Ali)

 

Sepeda Saya

Di dunia ini ada 2 (nama) Ummi yang sangat dekat dengan saya. Yang pertama adalah Ibu saya sendiri yang biasa dipanggil dengan Ummi, Beliaulah yang telah mendidik dan membesarkan kami (anak-anaknya) dengan penuh pengorbanan dan kasih sayang. Ayah (Bapak) sudah lama dipanggil oleh Allah (ketika kami masih kecil), sehingga Ummi berjuang sendirian.

Selanjutnya adalah Istri saya sendiri yang kebetulan namanya adalah Ummi KR. Untuknya saya panggil dengan panggilan lain (bukan Ummi). He he he. Takut Salah. Beliau sudah 6 tahun ini hidup bersama dalam suka dan duka dalam mendidik anak-anak.
“Ya Allah. Ampunilah dosa-dosa mereka dan berikanlah keberkahan dunia Akhirat kepada mereka”.

Who should you give your love to?
Your respect and your honour to?
Who should you pay good mind to – after Allah,
And Rasullullah?
Comes your Mother,
Who next? Your Mother
Who next? Your Mother
And then you Father

Cause who used to hold you
And clean you and clothe you?
Who used to feed you
And always be with you?
When you were sick, stay up all night,
Holding you tight?
That’s right no other, your Mother

Who should you take good care of,
Giving all your love?
Who should you think the most of – after Allah
And Rasullullah?
Comes your Mother,
Who next? Your Mother
Who next? Your Mother
And then you Father

Cause who used to hear you
Before you could talk?
Who used to hold you
Before you could walk?
And when you fell, who’d pick you up?
Clean your cut?
No one but, your Mother, your Mother

Who should you stay right close to?
Listen most to?
Never say no to – after Allah
And Rasullullah?
Comes your Mother,
Who next? Your Mother
Who next? Your Mother
And then you Father

Cause who used to hug you
And buy you new clothes?
Comb your hair and blow your nose?
And when you cried who wiped your tears?
Knows your fears? Who really cares?
Your Mother

Say Alhamdulillah,
Thank you Allah
Thank You Allah for my Mother

From : YUSUF ISLAM Song: YOUR MOTHER Album: I LOOK, I SEE

UNTUK DOWNLOAD MP3NYA : http://profile.imeem.com/zIZ7I3/music/PdDhRtVz/yusuf_islam_your_mother/

 jbdk.jpg

Akhir-akhir ini saya sering melihat rating blog yang membahas masalah ini menjadi blog yang paling banyak dikunjungi di wordpress.  Sekedar iseng untuk menaikkan traffic atau memang ada pesan yang ingin disampaikan. Mudah-mudahan apa yang saya tulis ini bisa membantu.

Saya punya pengalaman beberapa hari yang lalu. Saya kan mempunyai hobbi untuk memoto, apalagi memoto atau mengambil video anak-anak saya yang lagi lucu-lucunya itu. Mereka adalah objek terbaik bagi saya.

Pada saat itu Faruq dan Ali sedang bermain. Kesempatan ini tidak saya sia-siakan untuk mengambil video mereka. Mereka bermain dengan lincahnya, lari kesana-kesini. Entah kenapa, tiba-tiba celana yang  dipakai Faruq terlepas. Dan rekaman Video ini langsung saya hentikan.

Beberapa saat kemudian saya melihat hasil rekaman tersebut. Di samping saya ada Faruq dan Ali. Apa yang terjadi? Pada saat dia melihat rekaman tersebut Faruq langsung menangis. Ternyata dia malu dengan apa yang dilihatnya.

Faruq malu? Padahal usianya kan baru 4 tahun. Bagaimana dengan anda, saya dan semua orang? Apakah Anda tidak malu apabila anda bugil di depan Kamera?

Saya tidak akan menampilkan rekaman video itu di sini. Saya sudah menghapusnya, mohon maaf ya. Karena saya sadar bahwa pada fitrahnya manusia itu pemalu.

makanya, Jangan bugil sembarangan.

Hari ini faruq sudah 4 Tahun menemani kami. Semoga Engkau Jadi Anak yang Soleh. Jadi teladan bagi Adikmu “Ali”.

Ini Video Faruq dan Ali, tonton ya.