Archive for the ‘tentang saya’ Category



Setelah menerima banyak permintaan dari kerabat yang bermarga Simargolang, maka akhirnya dibuatlah grup Simargolang di Facebook, linknya adalah di  http://www.facebook.com/group.php?gid=92778431523 atau sini
Selain itu ada juga website dari kerabat Simargolang (pak Nazar) yang memuat hal serupa : http://nazarmargolang.com/index.php?option=com_content&task=view&id=112&Itemid=98 atau di sini
Semoga bermanfaat

Tambahan judul di atas (Hadiah Perekat Jiwa) diambil dari buku Ayat-Ayat Cinta hal 111. Mungkin ada kesamaan ceritanya, he he.

“Ya Allah, berikanlah keberkahan atas umurku. Jadikan sisa hidupku bermanfaat. Amiin.”

Saya adalah orang yang  tidak pernah merayakan yang namanya ulang tahun. Bagi saya semua hari itu adalah sama. Dengan bertambahnya hari maka semakin berkuranglah jatah hidup di dunia ini.  Maka doa di atas saya tuliskan di halaman Facebook kemarin.  Mudah-mudahan Allah menjadikan hidup ini bermakna.

Mungkin karena di halaman Facebook ini memuat tanggal lahir, maka banyak sekali (versi saya) pesan dan komentar yang masuk. Semuanya berupa doa dan harapan mereka. Semuanya mengandung kebaikan buat saya. Thanks All.

SMS cintapun mengalir dari orang yang kusayangi. Isinya tak akan dituliskan di sini (maaf ya).  Pokoknya, I LOve You All.

Kemarin juga, jam 17.30. Ketika selesai mengajar ADC praktek, tiba-tiba para taruna/taruni menyiapkan pesta untuk saya (jadi terkejut). Dengan menyiapkan kue dan sebuah hadiah. Mereka dengan semangat sekali melakukannya. Saya cuma bisa mengatakan terima kasih dan menyampaikan bahwa dengan semangat sama atau mungkin lebih, mereka dapat menyelesaikan ujian akhir semester II minggu depan. Amiin.

Untuk semua teman-temanku, keluargaku, anak-anakku, istriku dan murid-muridku. Terima kasih.  Apapun yang kalian lakukan semakin merekatkan jiwa kita.

“Ya Allah, berikanlah keberkahan atas umurku. Jadikan sisa hidupku bermanfaat. Amiin.”

Alhamdulillah setelah menunggu dan berjuang lama, akhirnya istri saya melahirkan  putra kami yang ketiga. Kami memberinya nama Ahmad Shiddiqy Margolang. Faruq dan Alipun memiliki seorang Adik yang lucu.

ali160409e

Rumah kami menjadi  lebih “ramai”, lebih sering terdengar tangisan baik itu  dari yang terkecil, sedang, maupun yang paling besar dari mereka. Ali belum begitu “faham”, sehingga tindakannya sering sekali “agak” membahayakan bagi adiknya.

ali160409a

ali160409b

ali-150409

Apapun tindakan mereka namun mereka sangat menyayangi Adik mereka.

faruq-ali-dan-shiddiqy1

ali160409d

ali160409c

Tentunya tanggung jawab lebih besar dalam hal mendidik untuk keberhasilan mereka dunia dan akhirat.

Doakan kami ya………..

“Biarkan saja mereka, nanti juga mereka akan meninggalkan kita. Nimati saja. Suatu saat kita akan merindukan saat ini”, kata Bunda Faruq. (kutipan sehari-hari di rumah). Dialog ini ditujukan buat saya ketika kesal atau marah kepada anak-anak di rumah. Saya menjadi malu jika teringat apa yang dikatakan oleh istri.

Saya bangga melihat mereka. Kalau dibandingkan dengan senior-seniornya, memang mereka masih tampak “norak”, tidak percaya diri, serba ragu-ragu dan takut-takut. Namun dibalik wajah-wajah “kampung” itu, saya melihat proyeksi masa depan mereka yang cukup cerah. Saya melihat wajah-wajah pemimpin dunia penerbangan masa depan di wajah-wajah mereka, dan itu membuat saya bangga. Sebagai dosen di STPI, saya bangga, karena suatu saat kelak saya pasti akan dapat menunjuk salah satu pemimpin dunia penerbangan di negeri ini sambil berkata “Dia adalah muridku, yang dulu waktu masuk STPI tampangnya jelek.” Insyaallah. kutipan dari http://wisnudarjonotu.blogspot.com/2007/09/taruna-baru.html. Beliau adalah salah seorang dosen ketika saya masih mengikuti pendidikan di Curug dulu.

Banyak sekali, mungkin (mudah-mudahan tidak, red) kita semua merasa tidak nyaman dengan kondisi yang sedang dialami. Saya menuliskan postingan ini terinspirasi dari kehidupan sehari-hari sebagai pembelajaran di kala kesabaran itu mulai menjauh dari genggaman.

Prolog di atas mengingatkan saya bahwa apa yang kita anggap masalah  pada saat ini, suatu saat itu bisa menjadi kenangan yang ingin kita ulangi (kita tidak akan mendapatkan kesempatan kedua).   Katanya nikmati saja proses yang kita hadapi sekarang ini, ternyata itu tidaklah  mudah.

(lebih…)

Menatap Masa Depan

Posted: 14 Januari, 2009 in Anak-Anak, tentang saya
Tag:, ,

Di bawah ini ada Banner Keluarga Kami tentang masa depan. Gambarnya masih belum bagus karena diambil dengan kamera VGA.

menatapmasadepan1

Doakan kami untuk istiqomah di jalan-Nya.

Sudah banyak kesalahan dan kekurangan yang telah kami lakukan. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kami yang telah lalu. Di bulan yang mubarak ini, Ramadhan, ingin berubah untuk menjadi lebih baik.

Doakan kami ya…

Amiin Ya Allah.

Julfansyah, Ummu Faruq dan Ali, Faruq dan Ali.